Pengajian Akhwat Wilayah Barat Jilid II

logo-mta-online-jejajringTangerang, Ahad 13 Desember 2009. Dari pukul 10 pagi sampai dengan 16 sore, ibu-ibu dan akhwat dari Perwakilan Tangerang, Jakarta, Karawang, Bandung, dan Cilegon menggelar kajian gabungan untuk kedua kalinya.

Wanita shalihah adalah sebaik-baik perhiasan suami dan keluarganya. Mempersiapkan generasi penerus adalah tugas utama seorang ibu sebagai madrasah bagi anak. Maka dalam rangka mereguk ilmu untuk mewujudkan cita-cita tersebut maka sekitar 300-an jamaah menggelar kajian khusus ibu dan akhwat.

Kajian istimewa ini menghadirkan 3 pembicara, yaitu Ibu Rahayu Utami Sari, S.H., Ibu Dra. Sapta Hariningsih yang akrab dipanggil dengan Bu Didik, dan materi tambahan tentang TK/TPA oleh Ibu Yayuk. Ibu Rahayu Utami Sari atau yang akrab disebut Ibu Ustadz (istri Al Ustadz Drs. Ahmad Sukino) atau Bu Uut menghadirkan tema istiqomah dalam mengaji, sedangkan Bu Didik menghadirkan tips & trik menjalin komunikasi dengan anak.

Qiro’ah bersama  dan perkenalan kegiatan masing-masing oleh perwakilan setiap kota  disuguhkan sebagai acara pembuka. Perkenalan tiap perwakilan secara umum menyampaikan beragam kegiatan di masing-masing perwakilan yang sangat variatif, ada yang kegiatannya baru sebatas pengajian rutin sepekan sekali, ada juga pengajian khusus ibu-ibu, pengajian tahsin ibu-ibu, pembinaan TKA/TPA, dan donor darah. Dengan saling mengetahui kegiatan masing-masing perwakilan, semoga kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bisa ditularkan di daerah masing-masing.

Selanjutnya acara inti tausiah dari Ibu Ustadz dan Bu Didik sekaligus diskusi terbuka dengan peserta pengajian. Para peserta tampak sangat antusias dan semangat mengikuti forum tanya jawab namun waktu jualah yang membatasi, 3 sesi Tanya jawab dengan 6 orang penanya. Selanjutnya giliran pertanyaan-pertanyaan tertulis. Secara umum pertanyaan yang dilayangkan seputar keluarga harmonis dan menyikapi ‘kenakalan’ anak masa kini. Sebagai penutup, pentingnya pembinaan TK/TPA disampaikan Bu Yayuk di penghujung acara.

Dalam tausiahnya, Ibu Ustadz berpesan agar peserta pengajian senantiasa meneguhkan pendirian (istiqomah) dalam mengaji sebagaimana difirmankan Allah dalam QS. Fushilat : 30

” Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan : “Tuhan kami ialah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan): ” Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu”.

Bu Didik birbicara tentang bagaimana mempersiapkan pendidikan anak agar kelak bisa berjuang menegakkan kalimatullah di muka bumi. Kata beliau, “Jika kita mempunyai balita saat ini maka tugas kita terus belajar mempersiapkan pendidikan anak kita 20 tahun yang akan datang”. Beliau mengajak kita untuk mengubah paradigma berpikir ‘anak harus memahami orang tua’ menjadi ‘orang tua yang seharusnya memahami anak’. Berikut adalah beberapa tipsnya:

1.      Memberi respon terhadap keluhan anak

2.      Memberi rasa aman pada anak

3.      Memberi komentar yang baik pada anak

4.      Menegur perilaku anak yang kurang baik, bukan anaknya.

banner-kajian-akhwat

Gbr. Suasana Kajian Akhwat wilayah Barat

Mendidik anak bukanlah hal yang mudah. Oleh karena itu, pembinaan secara berkesinambungan sangat diperlukan untuk menjadikan anak sholeh/ah, qurrata a’yun. Pengajian khusus seperti ini dirasakan sangat bermanfaat bagi kaum wanita khususnya ibu-ibu maupun calon ibu.

Untuk itu, rencana kedepan, insya Allah acara dilakukan di masing-masing perwakilan tiap 3 bulan sekali dengan menghadirkan satu orang pembicara secara bergiliran. Hal ini bertujuan agar materi lebih fokus, spesifik, serta berkesinambungan. InsyaAllah

Semoga bermanfaat

Sumber :

- Sukarno (abbaz.sukarno@gmail.com)

About the Author

Ayyub Al Fath has written 95 stories on this site.

Tangan dari seorang Warga Colomadu Solo (yang ternyata Karanganyar) -----------------------******------------------------ “Wahai orang-orang yang beriman, kenapakah kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan.” [Ash-Shaf : 2-3]

5 Comments on “Pengajian Akhwat Wilayah Barat Jilid II”

  • riztha mom wrote on 6 January, 2010, 12:10

    keep ukhuwah islamiyah….senang mengaji…senang mendengarkan….senang mencari ilmu….semua berawal dari hati….niat yang lurus…mengharap ridlo Allah swt…fastabiqul qoirot…semua akan tertata dengan rapi…bila terbiasa berdisipin…membagi waktu….antara dunia dan akherat…semua hal itu dilakukan hanya satu tujuan utk akherat yang baik…slm to hakka….happy 4 U my sister….

  • zaenal wrote on 7 January, 2010, 8:41

    bulir-bilir kegiatan ini bagus sebagai teladan, kita dapat melihat bentuk ukhuwah islamiyah

  • nurrahmawati wrote on 7 January, 2010, 15:04

    Wah… acara yang sangat menarik. untuk menambah wawasan bagi para ibu2, biar tambah pinter2 ngurus keluarga. good…

  • mardi wrote on 7 January, 2010, 18:24

    al hamdulillah pencerahan hati sangat perlu dan wajib di segarkan jiwa ini dengan ALQUR’AN DAN assunah secara lurus. smoga kammi yang berada di nan jauh dari komunitas muslim tetap semangat menuntut ilmu dan semangat mengkaji qur’an sunah . smgoga teman2 yang jauh dari komunitas muslim dimana pun berada tidak henti2nya mengkaji ilmu agama ini amien…….

  • fauziyah wrote on 14 January, 2010, 11:18

    kpan lagi adakajian ya…..aku pengen ikut
    skarang aku di bekasi,,,,mohon informasinya
    dimana, kapan, jam brapa
    terima kasih
    assalamu alaikum




Write a Comment

Gravatars are small images that can show your personality. You can get your gravatar for free today!


Copyright © 2010 MTA-Online.Com | Situs resmi Majlis Tafsir Al-Qur’an. All rights reserved.