Bagaimana Mungkin MTA Mengajarkan “Darah itu Halal” ??
- Monday, October 12, 2009, 5:29
- Jihad Pagi
- 2,353 views
- 17 comments
Ahad Pagi, 11 Oktober 2009. Pengajian Ahad pagi rutin diselenggarakan setiap ahad pagi. Bertempat di Gedung MTA Jl. Ronggo warsito 111A. Bersifat Umum dan Gratis untuk siapapun. Ada yang menarik dari kajian kemarin tersebut.
Pembahasan diawali dengan menelaah melalui tanya jawab tentang materi brosur “Larangan Menuduh ZINA”. Kemudian dilanjutkan dengan meneruskan daftar pertanyaan yang telah mengantri dari ahad-ahad yang telah lalu. Nah ada yang cukup menarik dan perlu diketahui bersama oleh kita dan siapapun, agar tidak salah dalam beropini tentang MTA.
Dimana tersebar kabar berita bohong, kalau MTA mengajarkan bahwa darah atau saren itu halal untuk dimakan. Saren (bahasa Jawa) adalah makanan atau lauk berupa gorengan yang telah diberi bumbu dan dihilangkan amisnya, dengan bahan utama DARAH dari hewan yang telah mengental.
Konon, kenapa itu halal dengan alasan bahwa darah yang di-HARAM-kan dimakan itu ‘yang mengalir’ saja, sedangkan saren itu bukan darah mengalir (membeku). Jadi HALAL.Naudzubillah min dzalik
Semoga yang menyebarkan isu berita tersebut diberi petunjuk, sadar akan apa yang diutarakan dan segera bertaubat kepada Allah SWT.
Bagaimana Mungkin MTA Mengajarkan “Darah itu Halal untuk dimakan” ??
Kajian di MTA selalu merujuk apa yang terkandung dalam Al Qur’an dan As Sunnah. Mengenai Halal-Haram makanan telah jelas dalam ayat-ayat di Al Qur’an. Simaklah berikut ini :
1. QS. Al Baqarah (2) : 173
Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah. Tetapi barangsiapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
2. QS. Al Maidah (5) : 3
Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala. Dan (diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah, (mengundi nasib dengan anak panah itu) adalah kefasikan. Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu. Maka barang siapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
3. QS. Al An’am (6) : 145
Katakanlah: “Tiadalah aku peroleh dalam wahyu yang diwahyukan kepadaku, sesuatu yang diharamkan bagi orang yang hendak memakannya, kecuali kalau makanan itu bangkai, atau darah yang mengalir atau daging babi – karena sesungguhnya semua itu kotor – atau binatang yang disembelih atas nama selain Allah. Barangsiapa yang dalam keadaan terpaksa, sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka sesungguhnya Tuhanmu Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”.
4. QS. An Nahl (16) : 115
Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan atasmu (memakan) bangkai, darah, daging babi dan apa yang disembelih dengan menyebut nama selain Allah; tetapi barangsiapa yang terpaksa memakannya dengan tidak menganiaya dan tidak pula melampaui batas, maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Jadi melihat keterangan-keterangan yang sangat jelas ! dari Al Qur’an tersebut maka tidak mungkin MTA mengajarkan darah itu halal. Kemungkinan besar, disinyalir orang-orang yang menyebarkan berita bohong tersebut ‘memotong’ (dengan sengaja/tidak sengaja) keterangan dari ceramah-ceramah al Ustadz Ahmad Sukina. Padahal jika mendengarkan secara seksama tanpa dikurangi (full), bukan begitu maknanya.
Dan janganlah kamu mengatakan terhadap apa yang disebut-sebut oleh lidahmu secara dusta “ini halal dan ini haram”, untuk mengada-adakan kebohongan terhadap Allah. Sesungguhnya orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah tiadalah beruntung. (QS.16:116)
Wallahu A’lam Bishowab
About the Author
17 Comments on “Bagaimana Mungkin MTA Mengajarkan “Darah itu Halal” ??”
Write a Comments
Gravatars are small images that can show your personality. You can get your gravatar for free today!











Hai orang2 yang beriman apabila kamu menerima berita dari orang fasik bertabayyunlah
qita sebagai hamba yang beriman tidak boleh panas dlm mensikapi brita tsb,pada zaman rasulullahpun banyak orang2 berbuat spt itu,dgn pertolongan dr allah lah semuanya akan jelas
Kemungkinan besar, orang tersebut mendengarkan kajian hanya sepotong. Sebab sekilas memang pada saat menyampaikan kajian tersebut, ustad menceritakan “ada salah satu kyai / seseorang yang membolehkan makan darah. Tapi darah yang mengalir tidak boleh dimakan”. Sehingga mendengarkan pengajian – baru sebatas pada itu, lalu orangnya tidur. Akhirnya bikin berita yang “salah tangkap di kupingnya”. Yah… mudah2-an orang tersebut menjadi sadar dan semakin mantap dalam mencari ilmu. Dan… banyak istigfar
mta semakin hari semakin berkembang, ibarat pohon semakin tinggi dan semakin rindang daunnya. semakin tinggi pohon dan rindang maka semakin banyak angin yang menerpa. Banyak orang yang senang dengan keberadaan MTA dan ada pula yang iri dan dengki terhadap MTA. Inilah satu bumbu kehidupan dalam mengarungi bahtera dakwah sekarang dan dimasa datang. Untuk itu mari kita perkuat ukuwah dan perkuat dakwah sehingga islam ini masuk kesegenap aliran darah dan sanubari umat islam diamana saja berada. tidak mudah emosi dan terprovokasi. Sahabat2ku di mta mari kita giatkan terus dakwah dengan segenap kemampuan yang kita miliki. Dan kita doakan orang-orang yang selalu menyelisihi kita, segera beristiqfar mohon ampun kepada Allah swt dan lekas sadar atas kekeliriuannya.
Orang2 Muslim itu sudah jelas musuh nya Iblis…… jadi yakinlah bahwa yg menyebarkan berita tdk benar itu adalah fitnah …kemungkinan tdk senang dgn kemajuan pengajian MTA. mdh2 an yg nyebarkan berita tsb segra bertobat mendapat ampunan Allah(jk itu orang Islam) / jk kafir mdh2an mendapat petunjuk Allah swt…….
pd dsrny kl emg qt mndgrkan ktrngn secara utuh dari beliau g mgkn akn mgtkn bhw mta mghllkn darah!ttp krn sesuatu hal org mnybrkn brta yg tdk ssuai dgn adanya .tetepi sesuatu hal yang baik to akan trlht baik d sisi allah walaupun pd pndgn manusia terlht brk.
Lebih baik tinggalkan yg ragu ragu…
Begitulah, semenjak islam ini ada, selalu ada fitnah yang dilontarkan oleh orang-orang yang tidak senang akan islam. Makanya kita tidak perlu heran/terkejut dengan adanya fitnah tersebut. Bagi kita warga MTA hal kita ambil positifnya saja, bahwa sampai akhir zaman selalu ada orang-orang yang tidak senang akan kemajuan islam. Mudah-mudahan dengan adanya fitnah tersebut akan menambah penasaran orang-orang untuk mengetahui bagaimana MTA itu sebenarnya, jika orang yang penasaran itu sudah mengetahui bagaimana MTA itu, mudah-mudahan ia akan bertambah ilmunya dan tahu ISLAM itu sebenarnya seperti apa. Sehingga dikemudian hari tidak ada lagi fitnah yang dilontarkan kepada MTA. Sayo doakan semoga orang yang melontarkan fitnah tersebut rajin mendengarkan/mengikuti kajian di MTA secara utuh agar tahu MTA yang senenarnya, sehingga ia tidak mengulangi perbuatannya lagi dikemudian hari. (Sutarto, Sarolangun Jambi. 081367703180).
Semakin di fitnah maka semakin byk org yg penasaran ingin tau kl udh tau byk jg yg akhirnya dpt Hidayah dr ALLAH…
yang putih jelas warnanya,yang hitam juga jelas warnanya..antara yang hitam dan putih ada kelabu..samar samar yang sering digunakan orang kafir untuk mengadu domba..tetapi saudaraku,yang haq datangnya dari ALLAH,DIA yang akan memeliharanya dan kita tetap harus waspada dg manusia yang berhati iblis.