Kematian Itu Dekat, Ingatlah Selalu Sobat!

وَجَاءَتْ سَكْرَةُ الْمَوْتِ بِالْحَقِّ ذَلِكَ مَا كُنْتَ مِنْهُ تَحِيدُkematian-mta-online

Dan datanglah sakaratul maut dengan sebenar-benarnya. Itulah yang kamu selalu lari daripadanya (QS.50:19) . “Kematian” ? hmmm…sebuah pintu oneway menuju alam barzakh, saya pikir semua sepakat bahwa dia akan datang kapanpun dengan sebab apapun (baca:tidur juga sebab) apalagi bagi wong ngaji.

Pada dasarnya, kaum yang mementingkan duniawi adalah bodoh, ceroboh, dan dangkal pikirannya. Hidup mereka tidak berdasarkan logika, tetapi mereka hidup dengan kesesatan dan keyakinan yang salah serta mengikuti sangkaan yang berakhir dengan kekeliruan. Salah satu kekeliruan ini adalah keyakinan mereka tentang kematian. Mereka percaya bahwa kematian adalah sesuatu yang tidak perlu dipikirkan.

Sebenarnya, yang mereka lakukan adalah lari dari kenyataan dengan cara mengabaikan kematian. Tanpa memikirkannya, mereka percaya bahwa mereka dapat menghindari peristiwa itu. Akan tetapi, hal ini seperti burung unta yang menenggelamkan kepalanya ke dalam pasir untuk mengindari bahaya. Mengabaikan bahaya tidak membuat bahaya itu hilang.

Sebaliknya, orang tersebut berisiko menghadapi bahaya dengan tanpa memiliki persiapan. Akibatnya, ia akan menerima kejutan yang lebih besar lagi. Tidak seperti halnya orang beriman yang mentafakuri kematian dan menyiapkan dirinya terhadap kenyataan yang sangat penting ini, kebenaran yang akan dialami semua manusia yang hidup. Allah memperingatkan orang kafir dalam ayat-Nya,

“Katakanlah, ‘Sesungguhnya, kematian yang kamu lari darinya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.’” (TQS. Al-Jumu’ah : 08 )

Kematian bukanlah “bencana” yang harus dilupakan, melainkan pelajaran penting yang mengajarkan kepada manusia arti hidup yang sebenarnya. Dengan demikian, kematian seharusnya menjadi bahan pemikiran yang mendalam. Seorang muslim akan benar-benar merenungi kenyataan penting ini dengan kesungguhan dan kearifan. Mengapa semua manusia hidup pada masa tertentu dan kemudian mati?

Semua makhluk hidup tidak kekal. Ini menunjukkan bahwa manusia tidak memiliki kekuatan dan tidak mampu menandingi Kekuasaan Allah. Allahlah satu-satunya Pemilik kehidupan; semua makhluk hidup dengan kehendak Allah dan akan mati dengan kehendak-Nya pula, seperti dinyatakan, “Semua yang ada di bumi itu akan binasa. Dan tetap kekal Wajah Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan.” (TQS. Ar-Rahmaan: 26-27)

matiGbr. Menuju Malam Pertama di Alam Kubur

Setiap orang akan mati, namun tak seorang pun dapat memperkirakan di mana dan kapan kematian akan menghampiri. Tidak seorang pun dapat menjamin ia akan hidup pada saat berikutnya. Karena itu, seorang muslim harus bertindak seolah-olah mereka sebentar lagi akan didatangi kematian. Berpikir tentang kematian akan membantu seseorang meningkatkan keikhlasan dan rasa takut kepada Allah, dan mereka akan selalu menyadari akan apa yang sedang menunggunya.

“Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusia pun sebelum kamu (Muhammad), maka jikalau kamu mati, apakah mereka akan kekal? Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan.” (QS. Al-Anbiyaa’: 34-35)

Semoga bermanfat!, demi menyambut bulan Ramadhan yang dinantikan, marilah kita bersiap…

Bulan Rajab merupakan starting awal untuk menghadapi Bulan Suci Ramadhan. Rasulullah saw. menyiapkan diri untuk menyambut Bulan Suci Ramadhan selama dua bulan berturut sebelumnya, yaitu bulan Rajab dan bulan Sya’ban. Dengan berdoa dan memperbanyak amal shalih.

Do’a keberkahan di bulan Rajab. Bila memasuki bulan Rajab, Nabi saw. mengucapkan, “Allaahumma Baarik Lana Fii Rajaba Wa Sya’baana, Wa Ballighna Ramadhaana. “Ya Allah, berilah keberkahan pada kami di dalam bulan Rajab dan Sya’ban serta sampaikanlah kami kepada bulan Ramadhan.”

Hadits di atas disebutkan dalam banyak keterangan, seperti dikeluarkan oleh Abdullah bin Ahmad di dalam kitab Zawaa’id al-Musnad (2346). Al-Bazzar di dalam Musnadnya -sebagaimana disebutkan dalam kitab Kasyf al-Astaar- (616). Ibnu As-Sunny di dalam ‘Amal al-Yawm Wa al-Lailah (658). Ath-Thabarany di dalam (al-Mu’jam) al-Awsath (3939). Kitab ad-Du’a’ (911). Abu Nu’aim di dalam al-Hilyah (VI:269). Al-Baihaqy di dalam Syu’ab (al-Iman) (3534). Kitab Fadhaa’il al-Awqaat (14). Al-Khathib al-Baghdady di dalam al-Muwadhdhih (II:473).

- kiriman dari warga colomadu -

http://mta-online.com/v2/wp-content/plugins/sociofluid/images/digg_32.png http://mta-online.com/v2/wp-content/plugins/sociofluid/images/reddit_32.png http://mta-online.com/v2/wp-content/plugins/sociofluid/images/stumbleupon_32.png http://mta-online.com/v2/wp-content/plugins/sociofluid/images/delicious_32.png http://mta-online.com/v2/wp-content/plugins/sociofluid/images/technorati_32.png http://mta-online.com/v2/wp-content/plugins/sociofluid/images/google_32.png http://mta-online.com/v2/wp-content/plugins/sociofluid/images/myspace_32.png http://mta-online.com/v2/wp-content/plugins/sociofluid/images/facebook_32.png http://mta-online.com/v2/wp-content/plugins/sociofluid/images/yahoobuzz_32.png http://mta-online.com/v2/wp-content/plugins/sociofluid/images/twitter_32.png

About the Author

has written 150 stories on this site.

Tangan dari seorang Warga Colomadu Solo (yang ternyata Karanganyar) -----------------------******------------------------ “Wahai orang-orang yang beriman, kenapakah kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan.” [Ash-Shaf : 2-3]

12 Comments on “Kematian Itu Dekat, Ingatlah Selalu Sobat!”

  • azizan wrote on 10 August, 2009, 7:18

    sehingga sebelum mati..ndak perlu nyannyi :”Tuhan berikan aku hidup..satu kali lagee”

    (Demikianlah keadaan orang-orang kafir itu), hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata: “Ya Tuhanku kembalikanlah aku (ke dunia). agar aku berbuat amal yang saleh terhadap yang telah aku tinggalkan. Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkannya saja. Dan di hadapan mereka ada dinding sampal hari mereka dibangkitkan (QS.23:99-100)

  • ghazy-donorojo Pacitan wrote on 10 August, 2009, 8:39

    kedahsyatan yg digambarkan dl Al Qur’an ttg alam kubur seharusnya membuat kita sedikit tawa & banyak menangis, semua jiwa akan menuju kematian..seperti contoh yg dilakuan para sahabat Nabi SAW…selalu mengoreksi diri, saling nasehat-menasehati dl kebaikan tuk bekal yg abadi

  • @rief R wrote on 10 August, 2009, 15:00

    Semoga dng mengingat mati, akan membuatku menuju/tetap dijalur yg benar.

  • mawar biru-jogja wrote on 11 August, 2009, 4:03

    mari tingkatkan ketagwaan kepada sang Khalik,agar selalu SIAP bertemu malaikat maut dan kembali dg jiwa yang salim yang diridhoiNYA

  • Slamet wrote on 11 August, 2009, 9:01

    Ada dua saat yang sangat membahagiakan bagi orang yang berpuasa, yaitu saat berbuka dan saat bertemu dengan Allah, mari kita rame-rame berpuasa lahir batin, menjalankan perintah Allah dan meninggalkan larangan Allah, puasa dari segala bujukan hawanafsu jahat… kita akan menemukan kebahagiaan saat-saat datang kematian… insya Allah

  • nurazizah wrote on 5 October, 2009, 12:47

    subahanaallah….smoga umat muslim terampuni dosa2 nya….dan mendapatkan tempat yg layak disisinya…

  • ari tauzihan wrote on 24 February, 2010, 18:01

    subhanallah mudah mudahan orang yang membaca kisah ini terbuka pintu hatinya ( amieen)

  • nugraha wrote on 26 May, 2010, 20:42

    jangan lah kau kencing sembarangan karna itulah awal dari siksa kubur

  • asrii setianingrum wrote on 24 August, 2010, 14:25

    , aqu takutt dgn kadaan dunia akhir.akhir niie .
    trlalu bnyak pristiwa yg dtnjukkan oleh-Nya .
    aqu takutt Dia Sang Pencipta tlah murka akn prilaku manusia di bumi ini .
    , aqu mssih bllunt siap to mlhat dunia akhirat .
    bllunt lgii siksa kbur yg hruss dilalui .

  • asrii setianingrum wrote on 24 August, 2010, 14:28

    , sbnar.na aqu mssih bllunt mngerti apa ittu siksa kubur yg sbenar.na .
    yg aqu tauu smua yg tlah qtta prbuat slama di dunia psti mndpatkan gnjran yg stimpal dari-Nya .

    , ya Allah ampunilah smua dosa-dosa hamba-Mu ini .
    sesungguhnya hanya Engkaulah Yang Maha dari Segala Maha .

    Amiin …




Write a Comments

Gravatars are small images that can show your personality. You can get your gravatar for free today!

 Real Time Analytics

Copyright © 2012 MTA-Online.Com | Situs resmi Majlis Tafsir Al-Qur’an. All rights reserved.