Cara Menghindari Bahaya Pola Hidup Mewah

kemewahanRasulullah Muhammad saw, ketika ditanya oleh malaikat Jibril apakah beliau ingin agar gunung-gunung batu di Makkah berubah menjadi gunung emas, maka beliau menolaknya dan lebih suka beliau dengan keadaan apa adanya, yaitu sehari dapat kenyang dan sehari lapar. Ketika kenyang maka dapat beryukur kepada Allah dan ketika lapar maka bisa bersabar dengan selalu berendah diri mengharap kasih sayang Allah.

Beliau juga menyampaikan tentang larangan menggunakan piring emas dan cangkir emas untuk digunakan sebagai peralatan makan dan minum, demikian pula larangan memakai pakaian sutera bagi kaum laki-laki, yang semuanya itu akan digunakan untuk para penghuni surga kelak di akherat.

Segala Puji hanya bagi Allah, sungguh Allah Tuhan pemilik semesta Alam, Tuhan yang Maha Kaya telah mengasihi hamba-hambanya lewat nasehat-nasehat Rasulullah Muhammad saw. Allah Maha Tahu tentang karakteristik jiwa manusia dan sumber-sumber penyakit-penyakit jiwa yang bakal menimpanya. Sehingga Allah telah memberikan rambu-rambu agar rambu-rambu itu dipatuhi.

Hidup di dunia adalah waktu-waktu ujian, banyak hal yang nantinya diperbolehkan di surga, dan bahkan akan dipuaskan di surga di akherat, namun di dunia ini harus dihindari dan dijauhi, agar manusia dapat lulus dari ujian-ujian yang sedang dihadapi. Seorang mukmin akan merasa senang dengan bimbingan Allah dan Rasulnya, dan cinta untuk menta’atinya.

Dampak buruk dari pola hidup bermewah-mewah banyak disampaikan dalam beberapa firman Allah, yang proses selanjutnya akan menimbulkan kelalaian jiwa, dan kemudian tumbuhnya kesombongan dan tumbuhnya jiwa angkara murka. Dan ujung-ujungnya adalah jatuhnya siksaan Allah pada para pelakunya.

Maka mengapa tidak ada dari umat-umat yang sebelum kamu orang-orang yang mempunyai keutamaan yang melarang daripada (mengerjakan) kerusakan di muka bumi, kecuali sebahagian kecil di antara orang-orang yang telah Kami selamatkan di antara mereka, dan orang-orang yang zalim hanya mementingkan kenikmatan yang mewah yang ada pada mereka, dan mereka adalah orang-orang yang berdosa. (QS. 11:116)
Dan Tuhanmu sekali-kali tidak akan membinasakan negeri-negeri secara zalim, sedang penduduknya orang-orang yang berbuat kebaikan. (QS. 11:117)

Pola hidup bermewah-mewah akan menghasilkan manusia-manusia yang ingin bebas dan puas memperturutkan hawa nafsunya. Sehingga kemudian jiwa mereka tumbuh menjadi jiwa yang suka berbuat melampaui batas, menjadi jiwa yang melupakan bersyukur kepada Allah dan menjadi jiwa yang melupakan balasan pada hari Qiyamat, jiwanya menjadi suka mengabaikan akibat dari perbuatan dosa. Dan dengan sebab itu Allah memberikan azab dan siksaan atas mereka karena dosa-dosa yang mereka lakukan.

Dan berkatalah pemuka-pemuka yang kafir di antara kaumnya dan yang mendustakan akan menemui hari akhirat (kelak) dan yang telah Kami mewahkan mereka dalam kehidupan di dunia: “(Orang) ini tidak lain hanyalah manusia seperti kamu, dia makan dari apa yang kamu makan, dan meminum dari apa yang kamu minum”. (QS. 23:33)

Dan Kami tidak mengutus kepada suatu negeri seorang pemberi peringatanpun, melainkan orang-orang yang hidup mewah di negeri itu berkata:”Sesungguhnya kami mengingkari apa yang kamu diutus untuk menyampaikannya”. (QS. 34:34)

Jiwa orang-orang yang telah bertimbun-timbun dosa dengan sebab kemewahan hidup, sering jiwanya menjadi sombong diri, sehingga peringatan-peringatan yang disampaikan oleh siapapun ditolaknya. Bahkan walaupun dihadapkan kepada mereka mu’zizat kenabian, namun hal yang seperti itupun dihinakan, diabaikan dan dilecehkan oleh mereka.

Tetapi hati orang-orang kafir itu dalam kesesatan dari (memahami kenyataan) ini, dan mereka banyak mengerjakan perbuatan-perbuatan (buruk) selain dari itu, mereka tetap mengerjakannya. (QS. 23:63)
Hingga apabila Kami timpakan azab, kepada orang-orang yang hidup mewah di antara mereka, dengan serta merta mereka memekik minta tolong. (QS. 23:64)

Allah Tuhan yang Maha Pengasih dan Penyayang, mengingatkan manusia agar tidak menjadi makhluq-makhluq yang sombong dan membanggakan diri. Karena hal itu akan mengakibatkan datangnya siksaan dunia dan akherat. Siksa dunia sering datang tidak dengan disangka-sangka, sedang siksa akherat lebih pasti dan tidak dapat lagi dihindari

Dan golongan kiri, siapakah golongan kiri itu. (QS. 56:41)
Dalam (siksaan) angin yang amat panas dan air yang panas yang mendidih, (QS. 56:42)
dan dalam naungan asap yang hitam. (QS. 56:43)
Tidak sejuk dan tidak menyenangkan. (QS. 56:44)
Sesungguhnya mereka sebelum itu hidup bermewah-mewah. (QS. 56:45)
Dan mereka terus-menerus mengerjakan dosa yang besar. (QS. 56:46)
Dan mereka selalu mengatakan:”Apakah apabila kami mati dan menjadi tanah dan tulang belulang, apakah sesungguhnya kami benar-benar akan dibangkitkan kembali, (QS. 56:47)

Begitu cintanya Allah kepada umat manusia, agar manusia tidak melewati jalan-jalan berbahaya. Baik yang membahayakan jiwanya dan membahayakan raganya. Jauhilah kecintaan kepada pola hidup bermewah-mewah. Karena disana ada bahaya tumbuhnya penyakit sombong, bangga diri dan suka melampaui batas, yang ujung-ujungnya adalah siksaan dunia dan akherat.

Bila kita hari ini dimudahkan oleh Allah dengan kelimpahan rizki harta benda, belanjakanlah di jalan Allah, karena setiap apa yang kita belanjakan di jalan Allah akan kembali dalam bentuk nikmat jiwa dan pahala kepada dirinya masing-masing, kebaikan akan kembali kepada dirinya masing-masing, baik di dunia atau di akherat. Rasulullah telah bersabda yang artinya:

Barangsiapa melapangkan kesusahan (kesempitan) untuk seorang mukmin di dunia maka Allah akan melapangkan baginya kesusahan dari kesusahan-kesusahan pada hari kiamat dan barangsiapa memudahkan kesukaran seseorang maka Allah akan memudahkan baginya di dunia dan akhirat. Barangsiapa yang menutupi aib seorang muslim maka Allah akan menutupi aibnya di dunia dan di akhirat. Allah selalu menolong hamba yang suka menolong kawannya. Barangsiapa menempuh jalan menuntut ilmu maka Allah akan mempermudah baginya jalan ke surga. Suatu kaum yang berkumpul dalam sebuah rumah dari rumah-rumah Allah, bertilawat Al Qur’an dan mempelajarinya bersama maka Allah akan menurunkan ketentraman dan menaungi mereka dengan rahmat. Para malaikat mengitari mereka dan Allah menyebut-nyebut mereka di kalangan para malaikat yang ada di sisiNya. Barangsiapa lambat dengan amalan-amalannya maka tidak dapat dipercepat dengan mengandalkan keturunannya. (HR. Muslim)

Segala Puji Bagi Allah Tuhan semesta alam, kehidupan akan menjadi indah dan berlimpah nikmat-nikmat Allah bila diatas bumi ini dipenuhi dengan jiwa-jiwa yang berendah diri kepada Allah dan suka berbuat kebaikan serta tolong-menolong satu sama lain dalam hal kebaikan.

Sebaliknya kehidupan menjadi susah dan penuh derita dan azab bila diatas bumi telah tumbuh dan dipenuhi jiwa-jiwa yang sombong dan durhaka, jiwa-jiwa yang berlumur dengan dosa, yang disusul dengan kecongkaan, keretakan persaudaraan, perpecahan, dan pertikaian. Semoga Allah berkenan melindungi kita dari segala kejahatan-kejahatan jiwa kita. Amiin :)

http://mta-online.com/v2/wp-content/plugins/sociofluid/images/digg_32.png http://mta-online.com/v2/wp-content/plugins/sociofluid/images/reddit_32.png http://mta-online.com/v2/wp-content/plugins/sociofluid/images/stumbleupon_32.png http://mta-online.com/v2/wp-content/plugins/sociofluid/images/delicious_32.png http://mta-online.com/v2/wp-content/plugins/sociofluid/images/technorati_32.png http://mta-online.com/v2/wp-content/plugins/sociofluid/images/google_32.png http://mta-online.com/v2/wp-content/plugins/sociofluid/images/myspace_32.png http://mta-online.com/v2/wp-content/plugins/sociofluid/images/facebook_32.png http://mta-online.com/v2/wp-content/plugins/sociofluid/images/yahoobuzz_32.png http://mta-online.com/v2/wp-content/plugins/sociofluid/images/twitter_32.png
Tags:

About the Author

has written 92 stories on this site.

One Comment on “Cara Menghindari Bahaya Pola Hidup Mewah”

  • mawar biru-jogja wrote on 8 July, 2009, 17:24

    di balik harta kita ada hak orang lain(semoga kita selalu sadar akan hal ini),jadikan pola hidup sederhana untuk keluarga kita..selalu mudah berzakat(wajib lho),mudah bersedekah dg waktu tenaga ilmu harta dan pikiran kita untuk kemaslahatan umat ini..semoga menjadi sosok yang sholeh secara individu tetapi juga sholeh secara sosial dgn mudah meraba dan merasa kekurangan dan kepedihan saudara kita




Write a Comments

Gravatars are small images that can show your personality. You can get your gravatar for free today!

 Real Time Analytics

Copyright © 2012 MTA-Online.Com | Situs resmi Majlis Tafsir Al-Qur’an. All rights reserved.