Model Keluarga Muslim

Model Keluarga Muslim

Model Keluarga Muslim

Ketika akan menikah
Janganlah mencari istri tapi carilah ibu bagi anak-anak kita
Janganlah mencari suami tapi carilah ayah bagi anak-anak kita

Ketika melamar
Anda bukan sedang meminta kepada orangtua/wali si gadis tapi meminta kepada Allah melalui orangtua / wali si gadis

Ketika akad nikah
Anda berdua bukan menikah di hadapan penghulu,tetapi menikah di hadapan Allah

Ketika resepsi pernikahan
Catat dan hitung semua tamu yang datang untuk mendoakan anda, karena anda harus
berpikir untuk mengundang mereka semua dan meminta maaf apabila anda berpikir untuk
bercerai karena menyia-nyiakan doa mereka

Sejak malam pertama
Bersyukur dan bersabarlah..Anda adalah sepasang anak manusia dan bukan sepasang
malaikat

Selama menempuh hidup berkeluarga
Sadarilah bahwa jalan yang akan dilalui tidak melulu jalan bertabur bunga tapi jalan semak
belukar yang penuh onak duri

Ketika biduk rumah tangga oleng
Jangan saling berlepas tangan tapi sebaliknya justru semakin erat berpegangan tangan

Ketika belum memiliki anak
Cintai istri/suami anda 100%

Ketika telah memiliki anak
Jangan bagi cinta anda kepada istri/suami dan anak anda tapi cintailah istri/suami anda 100%
dan cintai anak anda masing2 100%

Ketika ekonomi keluarga belum membaik
Yakinlah bahwa pintu rizki akan terbuka lebar berbanding lurus dengan ketaatan suami&istri

Ketika ekonomi membaik
Jangan lupa akan jasa pasangan hidup yang setia mendampingi kita semasa menderita

Ketika anda adalah suami
Boleh bermanja2 kpd istri ttp jangan lupa untuk bangkit secara bertanggung jawab apabila
istri membutuhkan pertolongan anda

Ketika anda adalah istri
Tetaplah berjalan dengan gemulai dan lemah lembut,ttp selalu berhasil menyelesaikan semua
pekerjaan

Ketika mendidik anak
Jangan pernah berpikir bahwa orang tua yang baik adalah orang tua yang tidak pernah marah
kepada anak, karena orangtua yang baik adalah orangtua yang jujur kepada anak

Ketika anak bermasalah
Yakinlah bahwa tidak ada seorang anakpun yang tidak mau bekerjasama dengan orangtua,
yang ada adalah anak yang merasa tidak didengar oleh orangtuanya

Ketika ada PIL
Jangan diminum,cukupkanlah suami sebagai obat

Ketika ada WIL
Jangan dituruti, cukuplah istri sebagai pelabuhan hati

Ketika memilih potret keluarga
Pilihlah potret keluarga sekolah yang berada dalam proses pertumbuhan menuju keluarga
masjid

Ketika ingin langgeng harmonis
Gunakanlah formula 6K:
1. Ketaqwaan
2. Kasih sayang
3. Kesetiaan
4. Komunikasi dialogis
5. Keterbukaan
6. Kejujuran

(dokter gustom, diambil utuh dari catatan di facebook seorang teman)

http://mta-online.com/v2/wp-content/plugins/sociofluid/images/digg_32.png http://mta-online.com/v2/wp-content/plugins/sociofluid/images/reddit_32.png http://mta-online.com/v2/wp-content/plugins/sociofluid/images/stumbleupon_32.png http://mta-online.com/v2/wp-content/plugins/sociofluid/images/delicious_32.png http://mta-online.com/v2/wp-content/plugins/sociofluid/images/technorati_32.png http://mta-online.com/v2/wp-content/plugins/sociofluid/images/google_32.png http://mta-online.com/v2/wp-content/plugins/sociofluid/images/myspace_32.png http://mta-online.com/v2/wp-content/plugins/sociofluid/images/facebook_32.png http://mta-online.com/v2/wp-content/plugins/sociofluid/images/yahoobuzz_32.png http://mta-online.com/v2/wp-content/plugins/sociofluid/images/twitter_32.png

About the Author

has written 81 stories on this site.

"Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al Kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik." (QS. Al Hadid 57 : 16)

12 Comments on “Model Keluarga Muslim”

  • Ismanto wrote on 6 June, 2009, 17:18

    Subhanallah…andaikata semua bisa berjalan seperti itu betapa indahnya hidup ini. Tak kan ada perceraian yang sekarang ini sedang marak-maraknya.
    Bagi yang belum menikah : sebarkan ke rekan2 anda baik yang sudah atopun yang belum menikah.
    Bagi yang sudah menikah : beritahu istri/suami anda.

  • mawar biru-jogja wrote on 6 June, 2009, 18:33

    pada diri rosulloh ada uswah kkhasanah….sebagai muslim.mari maksimalkan dalam menempuh hidup ini mengadopsi semua akhlak nabi saw,dalam hubungannya kepada alllah juga dalam hubungannya dengan manusia….juga dalam kehidupan berumah tangga.jadikan pasangan jiwamu yang saat dirimu mengucapkan ijabkabul mampu menggoncangkan arsy….sebagai patner dalam menggapai surga…salinng asah,asuh dan asih dalam dekapan cinta Sang Khalik.

  • sriyanto.mta krwng wrote on 7 June, 2009, 10:17

    Ass..makash kpd penulis aktikel ini..moga bs jd rujukn dan ilmu ini bs kt laksnkn..

  • Yasmina Sains wrote on 8 June, 2009, 12:59

    tulisannya bagus…terimakasih dah ngasih inspirasi bagi kita,
    terutama kayak aku ni, yang emang perlu dan kudu kayaknya belajar menuju ke sana.
    kan dah dewasa…
    begitu saran dan nasehat dari ortu, juga teman kerja.
    sebenarnya takut juga bicara tentang nikah…
    tapi komen temanku…
    “kenapa harus takut, semua orang jg menikah, dan mereka baik2 aja tuh”
    dek, kamu kan orangnya baik, jadi nanti dapetnya orang baik jg…
    begitu katanya….
    kalo menurut temanku yng lain…
    kalo kita menikah ya harus siap untuk diatur, diatur sama suami maksudnya.
    sebagai seorang istri ya harus nurut dan patuh pada suaminya selaku kepala keluarga.
    (selama tak bertentangan dengan agama tentunya)
    jd klo nikah mesti membuang semua ego yang dimiliki.
    tak berbuat sesuka hati seperti waktu single dengan semua keputusan sendiri.
    segala keputusan yang diambil ya harus dikomunikasikan sama suami…
    biar apa yang dilakukan seorang istri, suaminya ridlo gitu…
    menarik kan pesennya….
    insyaAllah aku dah belajar banyak dari orang2 disekitarku.
    sekarang sih lagi belajar ikhlas, ikhlas dgn apa yang akan Allah pilihkan untukku.
    semoga dapet yang terbaik dari yang terbaik…
    semoga kalo nikah bertambah baik juga…
    semoga pernikahannya membawa berkah…
    Amiin….
    insyaAllah kalo jalan yang ditempuh utk menuju kesana pun baik, pasti dapet berkahNya.

    thanks to mbk ana ‘n mbk heni

  • dokter gustom wrote on 8 June, 2009, 13:39

    @mbak yasmina: dalam Alqur’an kan jelas org baik untuk org baik, org jahat untuk org jahat….semua sudah sunatulloh,Alloh tidak akan salah pilih

  • Yunan wrote on 8 June, 2009, 18:39

    Tulisan yang sangat-sangat bermanfaat bagi kita-kita yang mau/baru dan yang sudah menjalin ikatan perkawinan. Dimana semua insan termasuk saya sendiri merasa ingin sekali bisa bertindak dan berfikir seperti yang dituliskan diatas. Apabila semua insan mampu bertindak dan berfikiran seperti diatas pastilah tidak akan ada kasus-kasus perceraian yang saaat ini banyak terjadi. Sekali lagi saya berterima kasih atas artikel diatas, krn dapat menjadi pedoman bagi saya buat mengarungi bahtera rumah tangga saya agar selalu menjadi keluarga yang sakhinah. Amiin

  • Yasmina Sains wrote on 9 June, 2009, 9:42

    iya ya…
    dulu aku takut dengan kedewasaan, maunya forever young aja…
    menurut pemikiranku dulu, bertambah dewasa itu bertambah bebannya, bertambah juga masalahnya, enakan kecil terus….hehe….sempet dibilangin temanku; gak boleh gitu katanya…
    sekarang enggak lagi kok….
    kenapa takut dengan dewasa.
    dewasa menurut versiku yang sekarang…
    dewasa itu berarti lebih bijaksana dalam menyikapi berbagai persoalan.
    dewasa itu berarti lebih bisa membedakan dan memilih mana yg baik dan yg buruk.
    dewasa itu berarti lebih bisa mengendalikan diri dan emosi.
    dewasa itu jg berarti lebih bisa menghormati dan memahami segala perbedaan yang ada, dalam pergaulan dengan banyak orang.
    ceilee…sok dewasa nich…

  • Jati wrote on 10 June, 2009, 7:00

    mas gustom….bgs mas artikelnya… ayo mas segera menuju jenjang pernikahan… melengkapi setengah agama..

  • eko saifudin wrote on 16 June, 2009, 11:35

    wanita dinikah karena 4 hal,: karena kecantikannya,karena hartanya,karena keturunannya,karena agamanya, maka pilihlah wanita yang punya agama supaya kamu tdk celaka……(al hadist)….

  • Rief_portnoy wrote on 17 June, 2009, 14:42

    Tulisan yang sangat bagus. Sangat cocok buat qta2 yg mau masuk ke jenjang pernikahan.. Seperti saya, kdg terlalu byk pertimbangan untuk menuju kesana.. Tapi disatu sisi, mengingat umur… Bimbang jadinya.. Kadang dihantui rasa takut menuju ke jenjang itu.. Tapi disisi yg lain.. Ya Allah.. Berikanlah solusi terbaik . .




Write a Comments

Gravatars are small images that can show your personality. You can get your gravatar for free today!

 Real Time Analytics

Copyright © 2012 MTA-Online.Com | Situs resmi Majlis Tafsir Al-Qur’an. All rights reserved.