Jalur alternatif …….yang menjerumuskan

42-17022771

Oktober 2008 saya ditugaskan di RSUD klaten selama sebulan, klaten merupakan kota yang asri tenang jauh di bandingkan dengan kota Jakarta yang hiruk pikuk, namun yang mengherankan banyak terjadi kasus kecelakaan, sesuatu yang diluar perkiraan saya. Dalam sebulan selama saya di klaten sekitar 100 kasus kecelakaan saya operasi, hal ini belum termasuk pasien yang patah tulang yang hanya memerlukan pemasangan gip saja , kasus yang luar biasa untuk ukuran kota setenang ini.

Klaten juga kota dengan beragam makanan yang enak dan murah, jadi tak salah jika para pecinta wisata kuliner untuk menyempatkan dan menikmati wisata kuliner klaten di malam hari.

Suatu saat saya makan malam bersama dokter ram, beliau dokter bedah umum yang bertugas di klaten, tiba tiba HP dokter ram berdering dan mengabarkan bahwa ada pasien gawat di IGD, segera saja dokter ram meninggalkan acara makannya dan bergegas ke IGD, karena tidak ada pekerjaan saya mengikuti dia ke IGD, kali saja ada kasus yang menarik hehehe.

Di IGD kami menjumpai seorang ibu tua sekitar 60 tahun, mengerang kesakitan sambil memegang perutnya. Dokter ram dengan seksama memeriksa ibu tersebut, dia juga meminta dilakukan beberapa pemeriksaan tambahan untuk memperkuat dugaan diagniosisnya. Kemudian pasien di dorong menuju ruang radiologi untuk menjalani pemeriksaan radiologi yang diminta

Tak berapa lama perawat datang dengan membawa hasil radiologi, dengan seksama dr ram memeriksa hasil rontgen

“wah perforasi gaster lagi, tom, beberapa hari ini aku sering dapat pasien dengan perforasi gaster” katanya

Perforasi gaster adalah keadaan emergensi dimana lambungnya bocor, kejadian ini sangat sering di jumpai di Indonesia dan biasanya pada wanita tua. Penyakit ini biasanya disebabkan, seringnya para wanita tersebut mengeluh nyeri pegal2 , rematik seluruh tubuh kemudian mereka minum jamu anti rematik atau jamu pegel linu yang biasa di jual di warung atau toko, dan karena merasa enak jadi keterusan.

Jamu ini sering disalah gunakan oleh produsen sehingga isinya tidak alami lagi, mereka biasanya mencampur dengan zat kimia steroid dosis tinggi, di dunia kedokteran obat ini sudah mulai di tinggalkan. Di dunia kedokteran obat ini di kenal dengan obat dewa karena efeknya yang langsung terasa, namun salah satu komplikasinya menyebabkan lambung bocor. Pasien yang terbiasa minum jamu mengandung steroid dan merasa enak biasanya akan ketagihan dan meningkatkan dosis jamunya, sehingga tinggal tunggu waktunya saja terjadi perforasi gaster.

Akhirnya dokter Ram memanggil keluarga pasien dan menjelaskan penyakit dan resikonya serta rencananya untuk melakukan operasi.

Tampak keluarga pasien menyatakan persetujuannya, maka direncanakanlah operasi pada hari itu juga

Tepat tengah malam, operasi di laksanakan, karena ketika itu saya nggak ada kerjaan iseng2 sayapun masuk ke ruang operasi emergensi, tepatnya di IGD RS klaten lantai. Di dalam ternyata operasi sudah di mulai, dalam hati saya salut dengan dedikasi dr bedah satu ini, tengah malam meningalkan anak – istri untuk menyelamatkan nyawa orang, berbeda dengan saya, bangun tengah malam untuk sholat malam dalam rangka menyelamatkan diri sendiri saja ,saya masih malas dan ogah-ogahan hehehe.

Setelah lambung di ekspose ternyata tampak perforasi atau kebocoran dengan diameter sekitar 0,5 cm, dokter tersebut dengan cekatan membetulkannya. Akhirnya saya tinggalkan ruang operasi tersebut

“insyaAlloh selamat ibu tadi, keluarganya tanggap segera membawa ke rumah sakit, seandainya terlambat, wah isi lambung pasti sudah kemana-mana, syukurlah…” saya sampai tidak habis pikir kenapa orang jual jamu tapi pake cara menipu dan tidak halal seperti ini, yang menyebabkan banyak orang yang menjadi korban.

Malam itu pikiran saya melayang, teringat pengalaman 1 tahun yang lalu semasa masih menjalani pendidikan bedah umum di Jogjakarta, saat itu saya bertugas di bagian bedah urologi (bedah urologi adalah bedah yang mengurusi seluk beluk saluran kencing). Suatu saat ketika bertugas di poliklinik, seorang perawat menghampiri, “dok ada pasien di IGD”, “OK saya segera kesana”

Di IGD RS Sardjito, saya di tunjukkan pasien berbadan tegap, gempal berumur sekitar 40 tahunan, di damping oleh istrinya

“apa yang di keluhkan pak” Tanya saya, “ ini dok, penis saya sakit sekali, sudah 3 hari ini saya ereksi nggak berhenti2”.

Walah hampir saja saya tertawa ngakak, untung masih bisa ditahan dalam hati hehehe,

“loh pak kok bisa ereksi terus2an emangnya sebelumnya bapak minum apa”

“ ini lo dok saya minum jamu ramuan Madura, katanya mujarab malah terlalu mujarab”, walah makanya istrinya sampai berwajah kuyu begitu hehehe

Di dunia kedokteran jika ereksi lebih Dari 8 jam disebut priapismus, ereksi yang terus menerus seperti ini menyebabkan aliran darah yang masuk ke penis berlangsung terus, sedangkan aliran darah yang keluar terhambat, jika tetap berlangsung jaringan di daerah penis akan terdesak sehingga terjadilah iskemia atau kekurangan pasokan oksigen untuk sel, di tandai dengan ischemic pain nyeri sekali yang terus menerus.

Jika proses ini berlanjut, dan tidak di hentikan maka akan terjadi nekrosis jaringan, yaitu kematien sel sel penis, kemudian penis akan menghitam karena mati, nah lo ngeri kan….

Akhirnya saya jelaskan panjang lebar ke bapak tadi, dia tampak memahami.

‘Trus gimana ni dok, jangan sampai penis saya mati”,

” tenang pak saya akan memasukkan obat2an untuk melancarkan kembali peredaran darah di penis tadi, bapak berdoa saja semoga berhasil, dan bisa mengalahkan ramuan Madura tadi hehehe”

Akhirnya saya meminta perawat untuk memasukkan beberapa macam obat dan dilakukan observasi atau pengawasan ketat pada pasien ini.

6 jam kemudian perawat melaporkan bahwa obat2anya tidak berhasil,

“walah dosis jamunya sudah melampaui batas, memang gila juga nih yang buat jamu”

Tim urologi pun akhirnya bertemu dan mendiskusikan kasus pasien ini, maka di putuskanlah untuk melakukan tindakan yang disebut winter procedure, tindakan ini adalah tindakan pembedahan dimana memasukkan semacam jarum dari ujung kepala penis masuk tembus ke pangkalnya untuk mengeluarkan darah yang menghambat dan melancarkan kembali aliran darah penis,keuntungan dari tindakan ini adalah mencegah nekrosis atau kematian jaringan, kerugiannya adalah kemungkinan besar tidak bisa ereksi lagi seumur hidup.

Astaghfirulloh benar2 pilihan yang sulit, menurut pembaca sekalian gimana; pilih kehilangan penis atau punya penis tapi tak berfungsi, hehehe kalo saya mah naudzubillahi min dzalik, nggak pilih kedua-duanya,bisa hancur peradaban hehehe,…kalo di paksa mending pilih yang melakukan winter procedure daripada dilakukan winter procedure hehehe.

Akhirnya dengan berat hati kami menjelaskan panjang lebar rencana tindakan kami dan segala resikonya “ waduh dok,dok ampun2 kapok deh dok”teriak dia sambil kedua tangannya menutupi wajahnya,”ya sudah pak di rembug dulu sama istrinya” kata saya sambil memperhatikan istrinya yang tampak lesu.

Beberapa saat kemudian seorang perawat mengabarkan bahwa keluarga sudah setuju, akhirnya kami kerjakanlah tindakan yang sulit saya bayangkan ini, naudzubillah….

Pengobatan alternative menjamur di sekitar kita hal ini seiring dengan meningkatnya biaya pelayanan kesehatan di negeri ini. Apalagi dengan adanya krisis global maka masyarakat lebih di tuntut untuk berhemat, untuk urusan kesehatan ya akhirnya banyak beralih ke yang alternative.

Apakah pengobatan alternative salah?, menurut saya tidak asal penyedia pengobatan alternative tersebut jujur dalam melakukan tugasnya. Karena masih lemahnya peran pengawasan pemerintah terhadap menjamurnya praktek alternatif ini maka di perlukan kejelian kita sebagai konsumen untuk memilih dan mengkonsumsi secara hati hati.

Tips dan trik

1. Minum jamu yang sudah terstandarisasi atau sudah mendapatkan ijin resmi dari badan POM, jangan percaya mulut permulut, bisa jadi buat org tertentu baik tapi buat yg lain kelebihan dosis

2. Mending minum jamu yang original, pembuatnya sudah kita kenal, steril dan tidak di tambahi bahan kimia seperti cabe puyang, beras kencur dan semacamnya

3. Yang lebih penting adalah menjaga kesehatan dan mencegah penyakit, sisihkan uang minimal setahun sekali untuk periksa kesehatan, tidak perlu perksa darah yang lengkap, cukup cek kadar gula, kolesterol , fungsi hati dan fungsi ginjal, kalo normal sehatlah kita, insyaAlloh

4, Perbanyak minum air putih minimal 8 gelas sehari

5 Selalu berpikiran positif

Kalo semua orang berperilaku sehat, maka dokter bedah tidak perlu lagi keluar malam 2 meninggalkan anak istri untuk melakukan operasi ya to?

Suatu saat saya di tanya teman saya “ tom kalo dari Jakarta ke solo mending lewat jalur mana” kalo saya mah lebih suka jalur alternative, lebih aman, cepat dan banyak temennya hehehe (dokter gustom; email- gustom_slo@yahoo.co.uk)

http://mta-online.com/v2/wp-content/plugins/sociofluid/images/digg_32.png http://mta-online.com/v2/wp-content/plugins/sociofluid/images/reddit_32.png http://mta-online.com/v2/wp-content/plugins/sociofluid/images/stumbleupon_32.png http://mta-online.com/v2/wp-content/plugins/sociofluid/images/delicious_32.png http://mta-online.com/v2/wp-content/plugins/sociofluid/images/technorati_32.png http://mta-online.com/v2/wp-content/plugins/sociofluid/images/google_32.png http://mta-online.com/v2/wp-content/plugins/sociofluid/images/myspace_32.png http://mta-online.com/v2/wp-content/plugins/sociofluid/images/facebook_32.png http://mta-online.com/v2/wp-content/plugins/sociofluid/images/yahoobuzz_32.png http://mta-online.com/v2/wp-content/plugins/sociofluid/images/twitter_32.png

About the Author

has written 81 stories on this site.

"Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al Kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik." (QS. Al Hadid 57 : 16)

12 Comments on “Jalur alternatif …….yang menjerumuskan”

  • Dian Triana wrote on 30 May, 2009, 16:41

    Untung sayah mah ga pernah minum jamu apapun….cukup suplemen yang sudah teruji saja
    oh yah btw gimana kelanjutan cerita orang yang tadi mau dioperasi?

  • Ismanto wrote on 30 May, 2009, 23:47

    Wah berarti harus mengikuti semboyannya pegadaian ya, “mengatasi masalah tanpa masalah”. Cara mengatasi masalah memang banyak (banyak jalan menuju Solo) tapi yang benar2 tanpa bikin masalah? Adakah?
    “Al-haqqu min-rabbikum……”

  • sriyanto,mta krawng wrote on 31 May, 2009, 3:00

    artikelny menarik bgt..alhamd.jd tmbh ilmu…

  • dokter gustom wrote on 31 May, 2009, 20:32

    @ mbak dian :alhamdulillah pasien dr Ram selamat
    @ Ismanto : gak mudheng ane maksud ente!! ente nelpon ane wae, di tunggu!!

  • Yasmina Sains wrote on 1 June, 2009, 9:25

    @dokter gustom
    aku sering baca artikel yang dokter gustom tulis, kok isinya ngeri2 ya…
    jd takut ….
    @mas ismanto boleh nanya?
    mas ismanto ini mas ismanto suaminya mbak heni kadarsih bukan?
    kalo iya, nitip salam buat mbak heninya ya, bilang aja dari adeknya di AM.
    mbak heninya apa kabarnya?
    dah semingguan lebih, kok ga pernah kirim email.
    beberapa hari yang lalu mudik, ga mampir lagi.
    suruh kirim email ke alamat emailku yang yahoo ya…
    ditunggu kiriman emailnya…

  • jati wrote on 2 June, 2009, 10:38

    mas tomi bagus banget artikelnya…gmn ya klo pgn ikut menyumbang artikel spt ini?? :)

  • sardi wrote on 3 June, 2009, 12:26

    Judulnya dikuatkan dengan ” Buahhahaya UUobat Kuuuat”, gitu mas GusTom, biar membekas dihati pembaca

  • alkhansa wrote on 5 June, 2009, 7:20

    Iya, memang dijaman sekarang kita musti lebih selektif lagi dalam memilih sesuatu yang kita butuhkan. Terutama yang sifatnya urgent. Nah… ini ni… kebanyakan masyarakat awam belum tahu kalau seharusnya mereka musti tahu tentang pilihannya. Mungkin juga termasuk saya…. Oh..

  • dokter gustom wrote on 5 June, 2009, 20:54

    @ mas sardi : betul juga ya mas hehehe….mas sardi dari mana ya?..salam kenal
    @mbak alkhansa:memang kita tu harus banyak membaca…

  • abufayza wrote on 6 June, 2009, 6:00

    Inspiring experince.
    Saya kadang susah berempati banyak orang – demi uang – tidak memperhatikan multi efek (buruk) yang ditimbulkan atas perbuatannya. Klo penjual jamu cerita pak dokter tadi mungkin tidak tahu persis apa akibat ramuan jamunya. Yang model ini mudah-mudahan bisa dikasih tahu. White collar crime lebih berbahaya dan efek perusaknya lebih hebat. Mudah2an Allah senantiasa membimbing kita semua untuk senantiasa bisa berbuat yang baik dan benar. Sebaik-baik manusia adalah yang banyak manfaat bagi sesamanya.




Write a Comments

Gravatars are small images that can show your personality. You can get your gravatar for free today!

 Real Time Analytics

Copyright © 2012 MTA-Online.Com | Situs resmi Majlis Tafsir Al-Qur’an. All rights reserved.