Makna Tunjukilah Jalan Yang lurus
- Friday, March 6, 2009, 0:43
- Tausiyah
- 1,199 views
- 10 comments
Ini merupakan sebuah doa wajib yang dahsyat jika kita mengetahuinya. “Tunjukilah kami jalan yang lurus”. Minimal 17 kali bibir kita mengucapkan dalam sehari. Karena tertera sebagai ayat 6 dari Al Fatihah.
Dulu ketika saya masih SD dan SMP, saya diajarkan pak guru bahwa makna “As-sirat” adalah sebuah jembatan di jurang neraka yang menghubungkannya ke syurga. Dimana dibawah jembatan tersebut adalah lokasi neraka. Jembatan tersebut sangat tajam, dan data fisiknya adalah seperti rambut yang dibagi tujuh (sangat-sangat kecil bukan!). Kita beranggapan pasti nggak ada yang selamat melewatinya. Tetapi pak guru bijak menambahkan, semua akan bisa lewat!!. Kuncinya adalah Beriman. Ada yang merangkak, ada yang jalan biasa, ada yang ssecepat kilat bahkan ada yang naik domba atau sapi. Bagi yang tidak beriman dipastkan akan jatuh tergelincir masuk ke neraka dibawahnya.
Ternyata didalam Tafsir Ibnu Katsir disebutkan bahwa Siratal Mustaqim adalah Kitabullah (Al Qur’an). Menurut pendapat lain, adalah al-IslamAda sebuah hadist yang yang diwayatkan oleh Imam Ahmad dalam kitab Musnadnya. Dimana artinya menguatkan pemaknaan diatas.
“Allah membuat suatu perumpamaan, yaitu sebuah jembatan yang lurus, pada kedua sisinya terdapat dua tembok yang mempunyai pintu-pintu terbuka, tetapi pada pintu-pintu tersebut terdapat tirai yang menutupinya, sedangkan pada pintu masuk ke jembatan itu terdapat seorang juru penyeru yang menyerukan, “Hai manusia, masuklah kalian semua ke jembatan ini dan janganlah kalian menyimpang darinya”. Dan diatas jembatan terdapat pula seorang juru penyeru, apabila ada seseorang yang hendak membuka salah satu dari pinti-pintu (yang berapa pada kedua sisi jembatan) itu, maka para juru penyeru berkata, “Celakalah kamu, janganlah kamu buka pintu itu, karena sesungguhnya jika kamu buka niscaya kamu akan masuk kedalamnya. “Jembatan itu adalah al-Islam, kedua tembok itu adalah batasan-batasannya (hukuman-hukuman had) Allah, sedangkan juru penyeru yang berada di depan pintu jembatan adalah Kitabullah, dan juru penyeru yang diatas jembatan itu adalah nasihat Allah yang berada dalam kalbu setiap orang muslm”.

Pendapat yang lain tentang jalan yang lurus adalah perkara yang hak. Dan yang terakhir menyatakan bahwa yang dimaksud jalan yang benar adalah Nabi SAW sendiri dan Kulafaur Rashidin (penggantinya).
Semua pendapat tersebut benar, satu dengan yang lain saling menguatkan dan membenarkan. Karena barang siapa mengikuti Nabi SAW dan sahabatnya berarti dia mengikuti jalan yang hak (benar). Dan barang siapa mengikuti jalan yang benar, berarti dia mengikuti jalan Islam. Barang siapa mengikuti jalan Islam, berarti mengikuti Al Qur’an, yaitu Kitabullah atau tali Allah yang kuat dan lurus.
Allah telah memerintahkan kepada hamba-hamba-Nya yang beriman untuk selalu mengucapkan doa berikut :

“Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau memberi petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkaulah Maha Pemberi (karunia)” (TQS. Ali Imran :03:08).
Semoga kita bisa melalui jalan yang lurus tanpa berhenti, berbelok dan tergoda untuk menyimpang sampai akhir hayat. Amin
Ayyub Al Fath
Reference: Tafsir Ibnu Kasir Juz 1 (SB Algensindo, 2005)
About the Author
10 Comments on “Makna Tunjukilah Jalan Yang lurus”
Write a Comments
Gravatars are small images that can show your personality. You can get your gravatar for free today!











Dalam kehidupan orang ‘awam’dalam berkendara sangat benci menempuh jalan yang luirus…..tidak berkelok-kelok,tidak ada tanjakan,tidak ada lembah ataupun jurang.Dalam hidup pun demikian.orang kadang lebih suka tantangan yang menantang,bisa menguji nyali plus menambah dan meningkatkan adrenalin.Tetapi….ini tentu tidak bisa kita praktekan DALAM MEMENPUH PERJALANAN MENUJU YANG ABADI ALIAS KEMATIAN.karena kematian itu datang tiba-tiba.setiap saat di antara kita menjadi INCARAN MALAIKAT MAUT.Tidak yang sholeh,tidak yang bergelimang dosa tidak yang baru saja bertobat…..semua akan menemui jika kontrkak di dunia ini telah habis.SAYANG….. masih banyak dari saudara kita tidak pandai memanfaatkan aturan main yang tertera dalam kontrak kita yaitu…..TUNDUK TEDRHADAP ALLAH DAN ROSULNYA,TAAT KEPADA ALQUR’AN DAN SUNNAH NABI.Masih banyak saudara kita yang hidup SEMAU GUE,hatinya keras untuk menerima petunjuk.kalau sama Allah saja bisa berkeras hati,bisa membangkang….bagaimana kalau dengan sesama makhluk???
tiap waktu,tiap saat ada pelajaran yang dapat kita petik dari sekitar kita….harusnya hal itu bisa membuat kita BERPIKIR DAN MENJADI MANUSIA YANG CERDAS.bukan hanya hidup memperturutkan hawa nafsu semau gue tadi.Bagi yang bisa mengambil pelajaran dari kejadian sekitar kita….terus pertahankan dan pertebal.ajak teman atau saudara kita yang masih mengikuti LANGKAH-LANGKAH SYETAN,BUKANKAH ALQUR’AN SUDAH MENYATAKAN SYETAN ADALAH MUSUH YANG NYATA BAGI KITA.
SETIAP DIRI ADALAH DAI…jadi kewajibn kita menyampaikan…..mengajak kepada yang baik(perbuatan yang diridhloi allah) dan mencegah dari hal yang munkar.yukk kita ikut serta….jangan biarkan saudara kita,sahabat kita,keluarga kita,tetangga kita…dan orang orang yang kita cintai melangkah dalam kesesatan,dalam keburukan.LAKUKAN APA YANG KITA MAMPU UNTUK MERUBAH MENJADI LEBIH BAIK…..KEMBALI KEPADA ALLAH DAN ROSULLAH…..MENUJU HIDUP DAN KEBAHAGIAN YANG ABADI.
Smoga allah slalu mnjaga q djalan yg lurus! Amin!_
Mta fm dingawi kok gk bisa ya!
Canel ny brp?
Saya sangat berkeiginan bisa mendengarkan MTAFM dari solo tapi ngga bisa, saya di semarang. Alangkah baiknya kalau ada stasiun swasta yang mau merilai. amin
usulnya mas isman purwanto kiyo bagus dan perlu di tindak lanjuti…seperti juga aku ni haus ilmu….masalahnya tidak semudah membalikkan telapak tangan to….perlu DANA juga…jadi mau gak kita sebagai pendengar ni URUN dikit tapi BERMAKNA bagi banyak orang???yukk kiyta realisasikan KEBERSAMAAN DANUKHUWAH ini dengan ikut MIKUL.
itu do’a ada tuntunan(dalil)nya nggak mas? kok bisa nentuin jumlahnya? jangan2 cuma atas dasar kira2! tolong dicantumin dalilnya ya biar tidak taklit ^_^
yang mana mas..kalo yang al Fatihah 17 x..itu jumlah panjengan baca pas shalat wajib dalam sehari
Assalamu ‘alaikum wr. wb. Saya mohon maaf atas komentar/pertanyaan saya kemarin. Segala kebenaran datangnya dari Allah, yang salah dari diri saya. Saya sudah paham. Terima kasih.
Wassalamu ‘alaikum wr.wb.
Alhamdulilah keinginanku sudah terlaksana dengan mudah, bahkan tanpa dana yang besar. Aku sekarang sudah bisa mendengarkan radio MTAfm dimana saja dan kapan saja seperti cocacola. Dengan hp fleksi dan menekan *55*411079 langsung dapat terhubung dengan radio kesayanganku mtafm.
yang ane ketahui tentang shirotul mustaqim adalah islam yang murni..artinya kita berpegangan pada al Qur’an dan As Sunnah dengan pemahaman para shahabat ridwanallohu ajmain..
Itulah Shirotulmustaqim..
wallhu’alam
Sesiapa yang belum jumpa jalan yang lurus ..
Pantaslah ia meminta di tunjuki jalan yang lurus